Sabtu, 09 November 2013

Cara Efektif Tekun dan Rajin Belajar Matematika

Bagi sebagian siswa, matematika merupakan pelajaran yang sulit. Walau pun begitu, matematika merupakan salah satu mata pelajaran dengan jam belajar yang banyak dalam seminggu, baik tingkat SD, SMP mau pun SMA. Terlebih lagi matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang masuk dalam ujian nasional, baik tingkat SD, SMP atau pun SMA.
Belajar matematika tidak seperti belajar lainnya. Matematika merupakan pelajaran berhitung, jadi jangan disamakan cara belajar antara mata pelajaran membaca dan berhitung. Belajar matematika sangat kurang efektif kalau hanya sekedar membaca kemudian menghafalkan rumus. Lalu bagaimana cara efektif belajar matematika?
Berikut ini adalah cara belajar matematika yang efektif.
1. Perbanyak berlatih soal
Memperbanyak berlatih soal adalah suatu cara agar bisa memahami rumus. Memperbanyak mengerjakan latihan soal juga bisa membiasakan kita dalam mengerjakan soal. Soal yang digunakan untuk berlatih juga jangan hanya satu tipe saja, pelajari juga berbagai tipe soal. Ketika ada ulangan dan terdapat soal yang sulit namun tipe soal sama seperti tipe soal yang pernah dipelajari, kita bisa terbantu karena punya pengalaman mengerjakan soal dengan tipe seperti itu.
2. Memahami, bukan hanya menghafalkan
Matematika merupakan mata pelajaran yang tidak jauh dari yang namanya angka dan rumus. Bisa berhitung dengan lancar namun lupa rumus, atau ingat rumus tapi salah menghitung bisa keliru dalam mengerjakan soal. Jadi, perlu adanya pemahaman rumus dan peningkatan kemmpuan berhitung. Jika lupa rumus saat mengerjakan PR, masih bisa buka buku. Tapi kalau kejadiannya adalah lupa rumus ketika ulangan? Oleh sebab itu, rumus bukan hanya sekedar dihafal, tapi juga perlu dipahami.
3. Jangan sering menggunakan kalkulator
Jika soal kimia atau fisika yang terkadang hitungannya rumit, tidak masalah menggunakan kalkulator untuk mempercepat penghitungan. Dalam UN pun mata pelajaran fisika dan kimia, ada soal-soal yang hitungannya tidak rumit.
Matematika memang pelajaran berhitung, namun jangan biasakan mengguakan kalkulator ketika mengerjakan soal. Membiasakan menghitung tanpa kalkulator bisa melatih kemampuan berhitung. Memperbanyak latihan berhitung bisa berguna untuk meningkatkan kecepatan berhitung. Daripada langsung menggunakan kalkulator, lebih baik menggunakan kalkulator untuk mencocokan hasil yang telah dihitung dengan cara manual. Intinya, jangan biasakan menggunakan kalkulator agar kemampuan dan kecepatan menghitung bisa ditingkatkan.
4. Bertanya jika ada kesulitan
Jangan sungkan-sungkan untuk menanyakan hal yang dianggap sulit yang berhubungan dengan mata pelajaran matematika. Bisa tanya kepada teman atau guru yang bersangkutan, asal yang sampai tanya kepada mbah dukun.
5. Jangan lupa waktu
Ada yang menganggap bahwa matematika itu mengasyikkan. Keasyikkan belajar matematika bisa membuat lupa waktu. Waktu berjam-jam bisa terasa sebentar.
Itulah cara belajar matematika yang efektif.

Sabtu, 14 September 2013

Membuat Soal Multiple Choice Pada Power Point



  1. Bukalah program aplikasi Power Point
  2. Pada slide pertama tuliskan ucapan selamat datang dan sedikit informasi tentang cara mengerjakan tes
  3. Masih pada slide pertama, siapkan tombol yang bertuliskan “Start” / “Mulai”
  4. Buka slide baru, pada slide kedua dan seterusnya, buatlah soal dan pilihan jawabannya.
  5. Satu slide berisi satu soal, jadi jika tes terdiri dari 10 soal, maka kita akan membuat soal dari slide ke 2 hingga slide ke 11.
  6. Selanjutnya buatlah satu lagi slide untuk penutup dan jangan lupa siapkan tombol untuk mengecek skor.
  7. Setelah itu tekan Alt + F11 untuk memunculkan Jendela Macro
  8. Setelah jendela macro terbuka, pilih Insert > Module, kemudian Copy-Paste script berikut :

    Dim nilai As Integer
    Dim konfirmasi As String
    Sub mulai_kuis()
    nilai = 0
    ActivePresentation.SlideShowWindow.View.Next
    End Sub
    Sub benar()
    konfirmasi = MsgBox("Yakin dengan jawaban anda?", vbYesNo, " Cek Jawaban!")
    If konfirmasi = vbYes Then
    nilai = nilai + 10
    ActivePresentation.SlideShowWindow.View.Next
    End If
    End Sub
    Sub salah()
    konfirmasi = MsgBox("Yakin dengan jawaban anda?", vbYesNo, " Cek Jawaban!")
    If konfirmasi = vbYes Then
    ActivePresentation.SlideShowWindow.View.Next
    End If
    End Sub
    Sub cek_skor()
    MsgBox (" skor anda adalah " & nilai)
    konfirmasi = MsgBox(" Ingin Mengulangi kuis? ", vbYesNo)
    If konfirmasi = vbYes Then
    ActivePresentation.SlideShowWindow.View.First
    End If
    If konfirmasi = vbNo Then
    ActivePresentation.SlideShowWindow.View.Next
    End If
    End Sub
  9. Jika sudah, tutup jendela macro, kemudian
    • Pada slide pertama :  Kilik Tombol “Start” kemudian pilih Insert > Action, klik Run Macro > mulai_kuis
    • Pada slide ke 2 hingga slide ke 11 :  setiap tombol jawaban (teks juga bisa), berilah action dengan cara : Pilih tombol > Klik Menu Insert  >  Klik Icon Action > Run Macro > Pilih “Benar” untuk jawaban benar dan “salah” untuk jawaban salah.
    • Pada slide penutup :  pilih tombol “Cek Jawaban” lalu klik Insert > Action > Run Macro > cek_skor
    ok Membuat Soal Pilihan Ganda
  10. Agar peserta tes tidak menekan tombol selain yang di sediakan, lebih baik non aktifkan klik pada semua slide (baca di sini)
  11. Terakhir simpan file anda. Untuk PowerPoint (2007 dan 2010) simpan dengan format PPTM (PowerPoint Macro – Enabled Presentation)

Minggu, 30 Juni 2013

Tokoh Matematika dari Timur Tengah



Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī (Arab: محمد بن موسى الخوارزمي) adalah seorang ahli matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun780 di Khwārizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad. Hampir sepanjang hidupnya, ia bekerja sebagai dosen di Sekolah Kehormatan di Baghdad.

Buku pertamanya, al-Jabar, adalah buku pertama yang membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Sehingga ia disebut sebagai Bapak Aljabar. Translasi bahasa Latin dari Aritmatika beliau, yang memperkenalkan angka India, kemudian diperkenalkan sebagai Sistem Penomoran Posisi Desimal di dunia Barat pada abad ke 12. Ia merevisi dan menyesuaikan Geografi Ptolemeus sebaik mengerjakan tulisan-tulisan tentang astronomi dan astrologi.

Kontribusi beliau tak hanya berdampak besar pada matematika, tapi juga dalam kebahasaan. Kata Aljabar berasal dari kata al-Jabr, satu dari dua operasi dalam matematika untuk menyelesaikan notasi kuadrat, yang tercantum dalam buku beliau. Kata logarisme dan logaritma diambil dari kata Algorismi, Latinisasi dari nama beliau. Nama beliau juga di serap dalam bahasa Spanyol Guarismo dan dalam bahasa Portugis,Algarismo yang berarti digit.

Biografi
Sedikit yang dapat diketahui dari hidup beliau, bahkan lokasi tempat lahirnya sekalipun. Nama beliau mungkin berasal dari Khwarizm (Khiva) yang berada di Provinsi Khurasan pada masa kekuasaan Bani Abbasiyah (sekarang Xorazm, salah satu provinsi Uzbekistan). Gelar beliau adalah Abū ‘Abdu llāh (Arab: أبو عبد الله) atau Abū Ja’far.
Sejarawan al-Tabari menamakan beliau Muhammad bin Musa al-Khwārizmī al-Majousi al-Katarbali (Arab: محمد بن موسى الخوارزميّ المجوسيّ القطربّليّ). Sebutan al-Qutrubbulli mengindikasikan beliau berasal dari Qutrubbull, kota kecil dekat Baghdad.

Tentang agama al-Khawārizmī', Toomer menulis :
Sebutan lain untuk beliau diberikan oleh al-Ṭabarī, "al-Majūsī",  ini mengindikasikan ia adalah pengikut Zoroaster. Ini mungkin terjadi pada orang yang berasal dari Iran. Tetapi, kemudian buku Al-Jabar beliau menunujukkan beliau adalah seorang Muslim Ortodok, jadi sebutan Al-Tabari ditujukan pada saat ia muda, ia beragama Majusi.

Dalam Kitāb al-Fihrist Ibnu al-Nadim, kita temukan sejarah singkat beliau, bersama dengan karya-karya tulis beliau. Al-Khawarizmi menekuni hampir seluruh pekerjaannya antara 813-833. Setelah Islam masuk ke Persia, Baghdad menjadi pusat ilmu dan perdagangan, dan banyak pedagang dan ilmuwan dari Cina dan India berkelana ke kota ini, yang juga dilakukan beliau. Dia bekerja di Baghdad pada Sekolah Kehormatan yang didirikan oleh Khalifah Bani Abbasiyah Al-Ma'mun, tempat ia belajar ilmu alam dan matematika, termasuk mempelajari terjemahan manuskrip Sanskerta dan Yunani.

Karya
Karya terbesar beliau dalam matematika, astronomi, astrologi, geografi, kartografi, sebagai fondasi dan kemudian lebih inovatif dalam aljabar, trigonometri, dan pada bidang lain yang beliau tekuni. Pendekatan logika dan sistematis beliau dalam penyelesaian linear dan notasi kuadrat memberikan keakuratan dalam disiplin aljabar, nama yang diambil dari nama salah satu buku beliau pada tahun 830 M, al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa'l-muqabala (Arab الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة) atau : "Buku Rangkuman untuk Kalkulasi dengan Melengkapakan dan Menyeimbangkan”, buku pertama beliau yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada abad ke-12.
Pada buku beliau, Kalkulasi dengan angka Hindu, yang ditulis tahun 825, memprinsipkan kemampuan difusi angka India ke dalam perangkaan Timur Tengah dan kemudian Eropa. Buku beliau diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Algoritmi de numero Indorum, menunjukkan kata algoritmi menjadi bahasa Latin.
Patung Al-Khawarizmi di depan Fakultas Matematika Universitas Teknologi Amrikabir, Teheran, Iran

Beberapa kontribusi beliau berdasar pada Astronomi Persia dan Babilonia, angka India, dan sumber-sumber Yunani.
Sistemasi dan koreksi beliau terhadap data Ptolemeus pada geografi adalah sebuah penghargaan untuk Afrika dan Timur –Tengah. Buku besar beliau yang lain, Kitab surat al-ard ("Pemandangan Bumi"; diterjemahkan oleh Geography), yang memperlihatkan koordinat dan lokasi dasar yang diketahui dunia, dengan berani mengevaluasi nilai panjang dari Laut Mediterania dan lokasi kota-kota di Asia dan Afrika yang sebelumnya diberikan oleh Ptolemeus.

Ia kemudian mengepalai konstruksi peta dunia untuk Khalifah Al-Ma’mun dan berpartisipasi dalam proyek menentukan tata letak di Bumi, bersama dengan 70 ahli geografi lain untuk membuat peta yang kemudian disebut “ketahuilah dunia”. Ketika hasil kerjanya disalin dan ditransfer ke Eropa dan Bahasa Latin, menimbulkan dampak yang hebat pada kemajuan matematika dasar di Eropa. Ia juga menulis tentang astrolab dan sundial.



Patung perunggu Al Khawarizmi di Uzbekistan
Buku I - Aljabar
al-Kitāb al-mukhtaṣar fī ḥisāb al-jabr wa-l-muqābala (Arab : الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة Buku Rangkuman Kalkulasi dengan Melengkapkan dan Menyeimbangkan) adalah bukumatematika yang ditulis tahun 830.
Buku tersebut merangkum definisi aljabar. Buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Latin berjudul Liber algebrae et almucabala oleh Robert of Chester (Segovia, 1145) dan juga oleh Gerard of Cremona.
Metode beliau dalam menyelesaikan linear dan notasi kuadrat dilakukan dengan meredusi notasi ke dalam 6 bentuk standar (dimana b dan c adalah angka positif).
Sebuah halaman dari Aljabar al-Khwārizmī
  • Angka ekual kuadrat (ax² = c)
  • Angka ekual akar (bx = c)
  • Kuadrat dan akar ekual (ax² + bx = c)
  • Kuadrat dan angka akar ekual (ax² + c = bx)
  • Akar dan angka kuadrat ekual (bx + c = ax²)
  • Kuadrat ekual akar (ax² = bx)
Dengan membagi koefisien dari kuadrat dan menggunakan dua operasi aljabar (Arab : الجبر penyimpanan atau melengkapkan) dan al-muqābala (menyeimbangkan). Aljabar adalah proses memindahkan unit negatif, akar dan kuadrat dari notasi dengan menggunakan nilai yang sama di kedua sisi. Contohnya, x² = 40x - 4x² disederhanakan menjadi 5x² = 40x. Al-muqābala adalah proses memberikan kuantitas dari tipe yang sama ke sisi notasi. Contohnya, x² + 14 = x + disederhanakan menjadi x² + 9 = x.
Beberapa pengarang telah menerbitkan tulisan dengan nama Kitāb al-ǧabr wa-l-muqābala, termasuk Abū Ḥanīfa al-Dīnawarī, Abū Kāmil (Rasāla fi al-ǧabr wa-al-muqābala), Abū Muḥammad al-‘Adlī, Abū Yūsuf al-Miṣṣīṣī, Ibnu Turk, Sind bin ‘Alī, Sahl bin Bišr, dan Šarafaddīn al-Ṭūsī.

Buku 2 - Dixit algorizmi
Buku besar kedua beliau adalah tentang aritmatika, yang bertahan dalam Bahasa Latin, tapi hilang dari Bahasa Arab yang aslinya. Translasi dilakukan pada abad ke-12 oleh Adelard of Bath, yang juga menerjemahkan tabel astronomi pada 1126.

Pada manuskrip Latin, biasanya tak bernama, tetapi umumnya dimulai dengan kata : Dixit algorizmi ("Seperti kata al-Khawārizmī"), atau Algoritmi de numero Indorum ("al-Kahwārizmī pada angka kesenian Hindu"), sebuah nama baru di berikan pada hasil kerja beliau oleh Baldassarre Boncompagni pada 1857. Kitab aslinya mungkin bernama Kitāb al-Jam’a wa-l-tafrīq bi-ḥisāb al-Hind ("Buku Penjumlahan dan Pengurangan berdasarkan Kalkulasi Hindu").

Buku-buku lain karya al-Khawārizmī adalah :
Rekonstruksi Planetarium, Astronomi, Kalender Yahudi.

Matematika Juga punya Sisi Menghibur

Kita semua sepakat bahwa setengah dari Delapan-belas adalah Sembilan.
Namun,, kitapun akhirnya (mao engga mao, suka engga suka, terima engga terima) harus mengakui juga kalo setengah dari Delapan-belas adalah Satu lebihnya dari Sembilan (sepuluh).


Nah,, jika kamu ditanya oleh gurumu : "Berapakah setengah dari 18?". Tidak salah jika kamu menjawab : "10", karena definisi setengah adalah separuh alias dibagi dua sama rata.
Eitz,, kamu TIDAK BOLEH jawab "10" jika pertanyaannya adalah "Berapakah setengah dikali 18?". Tetap "9" yeeah !!!

Oke, Bruer ?!

Yupz, buat yang belum mengerti juga kamu perhatikan aja gambarnya dehh...
10+10 = ...
  • Tulislah angka 10
  • Tulislah lagi angka 10 persis di bawahnya (menempel)
  • Nah lhoo,,, bukannya jadi 18 ?!
Jadi 10+10=18. Yahh namanya juga matematika rekreasi. Biar kita ngga terlalu pusing dengan matematika sungguhan. Tapi tetap dalam koridor LOGIKA kok sebagai nafas dari ilmu matematika.

Pengertian Ampermeter dan Voltmeter

Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Umumnya alat ini dipakai oleh teknisi elektronik dalam alat multi tester listrik yang disebut avometer gabungan dari fungsi amperemeter, voltmeter dan ohmmeter.

Amper meter dapat dibuat atas susunan mikroamperemeter dan shunt yang berfungsi untuk deteksi arus pada rangkaian baik arus yang kecil, sedangkan untuk arus yang besar ditambhan dengan hambatan shunt.
Amperemeter bekerja sesuai dengan gaya lorentz gaya magnetis. Arus yang mengalir pada kumparan yang selimuti medan magnet akan menimbulkan gaya lorentz yang dapat menggerakkan jarum amperemeter. Semakin besar arus yang mengalir maka semakin besar pula simpangannya.

 

Voltmeter adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tegangan listrik. Dengan ditambah alat multiplier akan dapat meningkatkan kemampuan pengukuran alat voltmeter berkali-kali lipat.
Gaya magnetik akan timbul dari interaksi antar medan magnet dan kuat arus. Gaya magnetic tersebut akan mampu membuat jarum alat pengukur voltmeter bergerak saat ada arus listrik. Semakin besar arus listrik yang mengelir maka semakin besar penyimpangan jarum yang terjadi.


Voltmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur beda potensial listrik . Voltmeter biasanya disusun secara paralel (sejajar) dengan sumber tegangan atau peralataan listrik. Cara memasang voltmeter adalah dengan menghubungkan ujung sumber tegangan yang memiliki potensial lebih tinggi (kutub positif) harus dihubungkan ke terminal positif voltmeter,dan ujung sumber tegangan yang memiliki potensial lebih rendah (kutub negatif) harus dihubungkan ke terminal negatif voltmeter.
biasanya voltmeter digunakan untuk mengukur sumber tegangan seperti baterai, elemen Volta, atau aki. Bagian-bagian voltmeter hanya terdiri dari skala penunjuk besarnya tegangan, setup pengatur fungsi, dan kutub positif serta negatif. 
Selain voltmeter sederhana, juga tedapat voltmeter elektronik yaitu voltmeter elektronik analog dan voltmeter digital.

Contoh Soal dan Jawaban Latihan Pemrograman Algoritma


Iseng-iseng cek folder pembelajaran saya pas SMK dulu. Eh nemu ini latihan soal untuk algoritma. Langsung saja silahkan di pelajari kalo perlu. Program menggunakan bahasa pascal.

Soal
Buatlah program untuk menghitung nilai akhir, dengan ketentuan nilai akhir sama dengan :
10%Nilai Absen + 20%Nilai Tugas + 30%Nilai Mid + 40% Nilai Final.
  • Nilai absen = Jumlah Kehadiran/15*100
  • Nilai Tugas = Nilai Tugas1+Nilai Tugas2+....+NilaiTugas5/5
  • Data yang di inputkan : Jumlah Kehadiran, 5 Nilai Tugas, Nilai Mid dan Nilai Final.
Jawaban  :

Program NilaiAkhir User crt; VAR x,JmlKehadiran,TotNilaiTugas,NilaiMid,NilaiFinal: integer; Nilaiabsen,NilaiTugas,NilaiAkhir: Real; Nama: String; Begin Clrscr; Write (‘Input Nama :’); Readln(Nama); While x:= <6 do Write (‘Input Nilai Tugas ke’,x,’:’); Read (NilaiTugas); TotNilaiTugas := TotNilaiTugas + NilaiTugas; X:= x+1 End; NilaiTugas := TotNilaiTugas/5; Writeln (‘Nilai Tugas =’,NilaiTugas); Write (‘Input Jumlah Kehadiran :’); Readln (JmlKehadiran); NilaiAbsen := JmlKehadiran/15*100; Write (‘Nilai Absen :’,NilaiAbsen); Write (‘Input Nilai MID :’); Readln (NilaiMID); Write (‘Input Nilai Final :’); Readln (NilaiFinal); NilaiAkhir := (10/100*NilaiAbsen)+(20/100*NilaiTugas)+(30/100*NilaiMID)+(40/100*NilaiFinal); Write (‘Nilai Akhir’,Nama :,’); End.
Terima kasih, semoga berguna..

Jumat, 28 Juni 2013

Prosedur Memeriksa dan Menyetel Tinggi Pedal Rem

Prosedur Memeriksa dan Menyetel Tinggi Pedal Rem


1. Ukur tinggi pedal
  • Lipat karpet di bawah pedal rem dengan menggunakan penggaris, ukur jarak antara bagian atas pedal dan lantai. 
  • Biasanya tinggi pedal rem tidak berubah secara drastis. Namun apabila tidak berada di dalam nilai spesifikasi, lakukan penyetelan menurut prosedur dibawah ini. 
2. Stel tinggi pedal
  • Lepaskan soket (1) yakni kabel untuk swit lampu rem (2). 
  • Kendorkan mur pengunci (3) swit lampu rem dan putar swit beberapa putaran. 
  • Kendorkan mur pengunci (4) push rod (5) dan stel tinggi pedal dengan memutar push rod.
  • Putar kembali swit lampu rem sampai stopper pedal sedikit menyentuh pelindung, kemudian kencangkan mur pengunci. 
3. Pasangkan kembali soket penghubung kabel swit lampu rem

4. Stel gerak bebas pedal rem


Memeriksa dan Menyetel Gerak Bebas Pedal Rem 

1. Periksa gerak bebas pedal rem

  • Setelah mesin dimatikan, bebaskanlah kevakuman yang terdapat di dalam booster rem dengan jalan menginjak pedal rem sampai jarak cadangan pedal tidak berubah lagi dengan tekanan pedal yang sama. Jika masih terdapat vakum di dalam booster, gerak bebas pedal rem yang sebenarnya tidak dapat diketahui. 
  • Dengan perlahan pedal rem ditekan dengan jari sampai terasa ada tahanan kemudian ukurlah langkah pedal. 

2. Stel gerak bebas pedal rem
  • Jika gerak bebas pedal rem tidak dalam spesifikasi kendorkan mur (A) dari push rod pada master silinder (B). Penyetelan dilakukan dengan memutar-mutar push rod. 
  • Kencangkan mur dan ukur gerak bebas sekali lagi. 
  • Periksa bahwa lampu rem menyala bila pedal rem ditekan dan lampu rem mati apabila pedal dibebaskan. 

Macam - Macam jenis Kerusakan Pada Printer

Mesin pencetak data komputer atau biasa disebut printer. saya membuat postingan tentang jenis - jenis kerusakan pada printer agar kita dapat mengetahui segala kerusakan pada printer yang kita punya :


1. Printer Dot Matrix
  • Kerusakan akibat kabel data printer
  •  Indikator error akibat driver printer
  • Kerusakan pada card I/O pada IC Bus
  • Saat mencetak muncul karakter aneh
  • Kualitas cetakkan buruk, hasil tampak redup akibat jarum tidak bekerja dengan baik
  • Head printer bergerak manu mundur dengan baik tidak mencetak / kadang-kadang saja
  • Hasil cetakan memiliki satu atau lebih baris dot yang hilang, nampak sebagai garis putih, gejala yang timbul pada saat self-test
  • Printer tidak mau mencetak dibawah kontrol komputer
  • Head printer tidak mau mencetak sama sekali
  • Power supply mati, printer tidak bisa beroperasi
  • Printer tidak mau mencetak sama sekali, error not ready muncul pada komputer
  • Panel kontrol printer tidak berfungsi sama sekali
  • Penggerak printer (kertas , carriage (pembawa head ), dsb) tidak berfungsi dengan baik (tidak berfungsi sama sekali)
  • Printer tidak mau menginisialisasi setelah dinyalakan, tidak ada aktifitas yang nampak setelah power dinyalakan
  • Operasi printer menjadi beku atau menjadi tidak menentu
  • Alarm paper out (kertas keluar) muncul pada panel walaupun kertas masih ada
  • Carriage (pembawa head) tidak menemukan posisi rumahnya atau bergerak tidak menentu
  • Kontrol temperatur tidak efektif, temperatur tidak pernah naik atau naik di luar kontrol
  • Pengerak kertas tidak berfungsi sama sekali
  • Kertas meleset atau bergerak kacau sepanjang platen (transportasi kertas friction-feed)
  • Penggerak carriage (pembawa head) tidak berfungsi
  • Kerusakan pada rangkaian dasar seperti paper feed (pengumpan kertas), head printer, carriage (pembawa) head printer, power supply, electronic control package



2. Printer inkjet

Perkembangan industri printer pada hari-hari terakhir memaksa kita untuk lebih serius mempelajari karakter-karakter printer terbaru sehingga gangguan-gangguan pada penggunaan printer yang diakibatkan oleh modifikasi ataupun hal-hal yang lain dapat kita cermati dan kemudian dapat kita berikan jalan keluar terbaik, berikut ini kami akan memberikan sedikit paparan tentang kerusakan-kerusakan yang sering terjadi pada printer inkjet dan tentunya yang kami sampaikan ini tidak lengkap dan jauh dari kesempurnaan, tapi kami berharap bisa bermanfaat, bagi kita para pengguna printer inkjet.
Permasalahan Pada Printer Inkjet 
Pada printer Canon, Epson, HP, dan Inkjet semua type, jumlah pencetakannya akan selalu diakumulasikan hingga batas tertentu. Bila sudah mencapai batas yang ditetapkan, maka akan Overload dengan ditandai lampu LED menyala secara bergantian atau disebut dengan BLINKING dan bahkan mati total, jika hal ini terjadi, maka mau tidak mau printer harus dibawa ke service center. Hal ini tidak masalah jika rumah kita dekat. Lalu bagaimana jika Rumah Kita Di Luar Kota atau bahkan di Luar Pulau? Solusinya kita harus menservice sendiri printer kita, syaratnya harus punya software RESETTER dan trik bagaimana meresetnya. Dengan Software ini anda juga bisa membuka service Printer di rumah, dan pasti akan menjadi salah satu sumber uang. 
Sehabis proses head cleaning printer Anda tidak bisa nge-print? Tombol power dan tombol error menyala terus alias BLINKING. Jangan salahkan siapapun! Itu karena protection counter yang sedang menyelamatkan printer Anda, maksudnya protection counter tersebut memberitahu Anda bahwa tinta buangan dalam tangki penampungan sudah penuh. 
Jika saja protection counter ini tidak memberitahu Anda maka tangki tinta pembuangan akan terus terisi ketika melakukan proses head cleaning dan penuh hingga membanjiri printer Anda dan kemungkinan printer Anda akan rusak total. Jadi akibat hal tersebut printer Anda tidak berfungsi dan tangki penampungannya harus di bersihkan/dikosongkan dahulu. Setelah itu Anda harus me-reset protection counter dengan bantuan software khusus.
Proses terjadinya blinking. Printer Inkjet pada semua tipe, memiliki sensor untuk menghitung berapa jumlah kertas yang telah tercetak dan hal ini akan terus diakumuiasikan hingga mencapai batas yang
telah ditetapkan oleh masing-masing vendor printer. Apabila batas tersebut telah tercapai maka akan terjadi overload dengan ciri-ciri lampu
akan berkedip bergantian (merah-kuning, atau hijau-oranye) kejadian ini disebut dengan Blinking.
Sebenarnya Blinking maupun waste ink sebagai counter (penghitung) dimana kegunaan counter ini adalah untuk prepare jangan sampai limbah tinta di dalam printernya melebihi kapasitas busa / padnya (waste pad) sehingga kepenuhan dan luber, kalau sudah luber malah kotor dan bisa merembes ke part yang lain.
Kalau Anda memperhatikan modifikasi printer Epson atau Canon dengan menggunakan tinta infus, selalu dipasang botol kosong. Dibelakang body printer tersebut. Hal ini dilakukan agar yang dibuang pada saat pertama printer dinyalakan ataupun pada saat proses cleaning tidak memenuhi busa penampungan.
Selain kerusakan blinking pada printer, ada beberapa macam kerusakan lainnya yaitu:
  • Indikator kerusakan akibat driver tidak benar
  • Dokumen berwarna yang tercetak hanya 1 warna
  • Warna cetakan tidak bersih
  • Hasil cetakan dan tampilan layar tidak sesuai
  • Teks yang divetak terpotong pada pojok kiri bawah, tepi kiri, atau tepi bawah 
  • Teks atau gambar tercetak terbalik (seperti efek kaca)
  • Pembesaran/pengecilan tidak benarf
  • File yang hanya satu halaman tercetak berulang kali, 2 kali atau lebih.
  • Warna yang keluar bergaris atau tidak sesuai
  • Garis lurus tercetak rusak/hancur
  • Terlihat garis putih/bercak-bercak pada hasil cetakan 
  • Warna cetakan tergores atau tidak rata
  • Printer tidak dapat mencetak
  • Kertas tidak berjalan dari putaran printer
  • Kerusakan pada rangkaian dasar seperti paper feed (pengumpan kertas), head printer, carriage (pembawa) head printer, power supply, electronic control package

Mungkin ini semua bisa membantu kalian yang mempunyai printer dirumah.